RSS

Orasi Kebangsaan

21 Mei

Orasi Kebangsann DPD IMM DKI Jakarta

Tema: Seabad Kebangkitan Nasional: Meluruskan Makna Reformasi


Jakarta: Dalam rangka memperingati Se-Abad Kebangkitan Nasional, Refleksi sepuluh tahun reformasi, dan menyambut MUKTAMAR XIII IMM, DPD IMM DKI Jakarta akan mengelar Refleksi Kebangsaan dalam bentuk Orasi Kebangsaan. Menurut ketua panitia, Zulhidayat Siregar, acara ini akan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 23 Mei 2008 Pukul 15.00 WIB di auditorium PP Muhammadiyah Jakarta. Menurut Zul, yang juga salah satu calon formatur dari DPD IMM DKI Jakarta, refleksi kebangsaan hanya menampilkan dua sessi. Pertama, Tabligh Politik dari Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta Yayan Sopyani al-Hadi dan kedua Orasi Kebangsaan bersama Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Gumilar R Somantri.

Menanggapi berbagai kabar yang beredar di nusantara, bahwa acara ini dijadikan agenda untuk konsolidasi MUKTAMAR, Zul menegaskan bahwa acara ini prinsipnya tidak ada kaitannya dengan MUKTAMAR secara langsung. “Ini murni Refleksi kebangsaan untuk se-abad Kebangkitan Nasional dan refleksi sepuluh tahun reformasi, makanya kami tidak mengundang para politisi atau pejabat pemerintah. Kenapa kami juga mengundang Rektor UI, karna dua alasan. Pertama,  kami ingin menegaskan bahwa DPD IMM DKI Jakarta, tidak hanya concern dengan issu calon formatur dan ketua formatur DPP IMM, tapi tetap komit dalam memperjuangkan ranah intelektualitas yang berbasiskan spiritualitas dan moralitas, agama dan akhlak. Kedua, kenapa Rektor yang diundang dan bukan para pilitisi, Rektor UI adalah salah satu simbol intelektualitas bukan politik, dan kami di DKI, tetap konsisten memperjuangkan value political movement dan bukan power political movement”. Demikian penjelasan Zul secara panjang lebar. Bukankah acara ini juga menyambut MUKTAMAR IMM?, “ya wajar saja, MUKTAMAR IMM berdekatan dengan hari Kebangkitan Nasional, sebagai kader IMM ya sekaligus meyambutnya dengan antusias juga, sekali mendayung, dua tiga pulau terlawati, Tegas Zul sambil tersenyum.

Waktu dikonfirmasi ditempat yang berbeda, Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta Yayan Sopyani al-Hadi membenarkan apa yang disampaikan Zul. Menurut Kang Yayan, sapaan akrab sang Ketua Umum, rumusan kebangsaan telah jauh sebelum 20 Mei 1908, bahkan ketika SDI berdiri, wacana kebangsaan sudah mengkristal yang didengungkan HOS Cokroaminoto. Bagi Kang Yayan, ada beberapa hal yang mesti di refeleksikan dalam se-abad Kebangkitan Nasional. Diantaranya, common platform atau kalimatun sawa bangsa yang hampir tercabik, kedaulatan negara yang rapuh menghadapi gilasan globalisasi dibawah roda Trans National Corporations dan Multi National Coorporations, ekonomi yang masih terseok-seok dibawah arus kapitalisme liberal. Berkaitan dengan sepuluh tahun reformasi, Kang Yayan mengingatkan perlunya konsolidasi diantara pilar-pilar demokrasi, karna kita masih merangkak dalam anak tangga transisisi. Nah dalam masa ini, jelas sang Ketua, ada dua kemungkinan, turun ketangga sebelumnya berada dalam bayang-bayang rekonsolidasi otoriterianisme atau merangkak naik menuju konsolidasi demokrasi. Maka, lanjut kang Yayan, yang mendesak saat ini adalah sinergisitas pilar-pilar demokrasi yaitu, political society, economic society, civil society, state apparatus dan rule of law.

Lalu berkaitan dengan muktamar? Yayan menjelaskan dengan singkat; “Dalam setiap transformasi sosial ada tiga pilar yang sangat penting; Sistem ideologi, struktur social dan aktor perubahan. DPD IMM DKI selain memandang urgensitas aktor, tapi tak akan terjerumus hanya pada persoalan  calon Ketua Umum. Yang paling penting adalah rumusan konseptual dan basis epistemologis sistem ideologi IMM serta perbaikan bangunan struktur IMM”. Selamat bermuktamar ya kang!. (Izzudin al-Qassam)

Sumber: imm.or.id

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 21 Mei 2008 in IMM

 

2 responses to “Orasi Kebangsaan

  1. Sukron Abdilah

    26 Mei 2008 at 7:01 am

    salam…sekarang udah jadi ketua DPD ya. ingat saya nggak? barudak DPD Jawa Barat. tapi, saya menarik dari dunia struktural IMM. Lebih asyik di gerakan kultural. wilujeng ngemban amanah. Sukron Abdilah….ameng ah ka rorompok simkuring. tos lami teu ngawangkong soal pencerahan-pencerahan Islam. sekarang lagi di Lampung ya?

    Waduh, kang Syukron Bandung? Punten kang basa nuju di Lampung, SMS na hilap dibalas. Eh no akang teu ka Save. Muhun, simkuring ayeuna di DPD IMM DKI Jakarta. Setuju kang, lebih asyik dan nikmat di ranah kultural dibanding struktural. Asal, jangan berjuang diranah kultural untuk tujuan struktural, sebagaimana banyak kasus, hehe.
    insyaAllah upami ka Bandung, ke sindang ka rorompok akang.
    salam kang
    Yayan Sopyani al-Hadi

     
  2. idham tangsel

    19 Januari 2012 at 4:32 pm

    selalu jaya penagbdianku berjuang bersama IMM…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: