RSS

Jalan- jalan Ke Yogya

08 Mei

Jalan- jalan Ke Yogya

 

Beberapa hari di bulan yang lalu, tepatnya tanggal 11- 22 Februari 2008, aku menghabiskan waktuku di Gresik. ke Gresik merupakan perjalanan ku yang pertama, yang mengantarkanku pertama kali kepada tradisi yang sejak dulu aku anggap sebagai bid’ah (heresy) agama. Aku berziarah ke makam Sunan Giri. ini adalah ‘ziarah’ pertamaku ke makam salah seorang dari pendekar Walisongo. Di sekitar makam sang Sunan, kupandangi alam sekitar yang dikelilingi oleh gunung. diam-diam, aku tergugah dengan perjuangan berat sang Sunan dalam menyebarkan risalah Islam. Selain perjalananku ke Bali di bulan November 2007, Gresik adalah kota yang akan menghidupkan kenanganku sepanjang hayat.

 

Sekarang, pertengahan bulan Maret ini, aku mampir ke Yogya, bersama seorang teman dari UIN Sunan Kalijaga. Ini adalah kali pertama kali aku menapakkan kaki di Kota Pelajar atau wilayah ‘supersemar’ yang supermisterius. misterius, karena, serangan itu apakah dibawah komando Soeharto atau Sultan Hamengkubuwono IX. tapi aku yakin bahwa sejarah selalu dibuat oleh pemenang, The Right is The Maight.

 

IAIN/ UIN Sunan Kalijaga

Sebagai orang yang berasal dari IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang ada di Ciputat tentu aku penasaran dengan ‘pabrik’ madzhab jogja ini. Walaupun aku sedikit bangga–dengan penuh subyektifitasku–, bahwa ‘madzhab Ciputat’ masih lebih taste di banding ‘madzhab jogja’ ini. Mungkin karena aku ‘santri’ IAIN Ciputat, aku lebih berminat untuk mengunjungi UIN Sunan Kalijaga dari pada keliling-keliling UGM, UNY, UMY atau kampus yang lainnya. di UGM, aku hanya numpang lewat, karena kebetulan kosan sang teman ada di dekat Fakultas Peternakan UGM. Sekali memang aku nongkrong depan Rektoratnya, untuk skedar makan bakso plus es buah segar. Namun ketika memasuki ‘Kampus Putih Pembaharu’ ada rasa lain, merasa kampus sendiri, dengan mahasiswa-mahasiswi yang berpakain khas UIN; sederhana.

 

 

ingin sekali aku menulis khusus tentang:

KERATON; berkaitan dengan konteks kultul, politik dan sosiologisjawa

MALIOBORO; dan hubungannya dengan cultural studies

GEDUNG MUHAMMDIYAH; sebagai gerakan islam yang modernis akomodatif dengan budaya local

ANGKRINGAN; ditengah percaturan global sistem pasar

 

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Mei 2008 in CATATANKU

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: